Bisnis Sedot WC, Peluang Bisnis Yang Menarik Bagi Pengusaha Tahan Bau

Kebutuhan manusia akan sanitasi ternyata juga membuka peluang usaha bagi para pengusaha. Pada saat septik tank penuh dan WC mampet, pemilik rumah pasti akan membutuhkan jasa sedot WC agar toiletnya dapat segera digunakan lagi. Tingkat urgensi untuk bisnis ini tergolong tinggi, bayangkan saja apabila anda tidak dapat menggunakan WC di rumah anda, rasanya akan sangat mengerikan bukan? Karena itu menurut kami, bisnis sedot WC ini memiliki potensi yang besar, mengingat saat ini ada begitu banyak hunian di perkotaan dengan jumlah penduduk yang cukup tinggi, akan ada banyak septic tank yang penuh setiap harinya.

Alasan lain bisnis sedot WC ini menarik karena tingkat kompetisi yang tidak terlalu tinggi, karena memang tidak semua orang dapat menjalankan bidang bisnis ini. Pengusaha yang dapat menjalankan bisnis ini memerlukan truk penyedot tinja yang modalnya lumayan besar, memiliki ijin usaha sedot tinja, punya akses ke tempat pembuangan tinja dan yang terpenting adalah dapat menahan bau dan rasa jijik. Walaupun mungkin anda dapat menyewa karyawan, namun satu atau dua kali tetap saja akan berhadapan dengan operasional bisnis ini yang notabene bau.

Strategi pemasaran bisnis sedot WC tidak terlalu rumit, biasanya para pelaku bisnis ini akan menyebarkan pamflet, menempelkannya pada tiang listrik, pohon, dinding, dll. Sekarang dengan adanya internet, para pengusaha jasa sedot WC juga dapat mengiklankan bisnisnya lewat situs-situs marketplace jasa atau bisa juga menggunakan jasa pembuatan website lalu memajang informasi jasa sedot WC mereka di website tersebut.

Seberapa besar potensi bisnis sedot WC ini? Jika kita kalkulasikan sederhana, kemungkinan satu armada jasa sedot WC dapat melayani penyedotan tinja hingga 2 kali dalam sehari. Biaya untuk sekali penyedotan tinja beragam, mulai dari Rp 500 ribuan hingga Rp 1 jutaan. Jadi seandainya armada tersebut beroperasi 20 hari dalam sebulan berarti kisaran pendapatan dari bisnis ini mulai dari Rp 20 jutaan – Rp 40 jutaan dengan biaya operasional diperkirakan sekitar Rp 5 jutaan – Rp 8 jutaan. Ini mungkin hanya perkiraan kasar saja, tanpa memperhitungkan tingkat kompetisi dan kasus real di lapangan, akan tetapi sudah cukup memberikan gambaran mengenai potensi pasar dari bisnis sedot WC.

Apakah anda termasuk orang yang cocok untuk menjalankan bisnis sedot WC ini? Lebih baik uji dulu nyali anda, apabila untuk menyiram WC yang lupa disiram setelah digunakan buang air besar oleh orang lain saja anda sudah tidak sanggup, tentu saja bisa ditebak anda tidak cocok untuk menjalankan bidang bisnis ini. Namun apabila anda tidak bermasalah dengan hal tersebut dan lebih fokus kepada uang yang akan anda dapatkan ketimbang pusing dengan bau dan rasa jijik, selamat, anda dapat memulai bisnis sedot WC ini.

Tantangan yang ada pada bidang bisnis ini tentu saja ada, selainnya tingkat kompetisi, kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan sedot WC secara rutin juga masih terbilang rendah. Mereka cenderung menunggu hingga septic tank penuh dan WC menjadi mampet baru mengeluarkan budget untuk sedot WC ketimbang menjadwalkan sedot WC secara berkala setiap setahun atau 2 tahun sekali, padahal septic tank penuh dapat berpotensi mengakibatkan kerusakan atau sumbatan di jalur pipa. Produk-produk bio organik untuk mengurai tinja juga saat ini tengah aktif dipasarkan sehingga memperlambat septic tank di rumah para pengguna produk ini menjadi penuh.

Walaupun begitu, iklan-iklan sedot WC yang bertebaran di jalanan membuktikan bahwa bidang bisnis ini masih banyak pelakunya dan tidak menutup kemungkinan bahwa potensinya masih layak untuk diolah. Semoga menjadi inspirasi untuk anda!

Tinggalkan Komentar

Info Bisnis Dan Peluang Usaha 7 Hari Seminggu