Peluang Usaha Bengkel Motor Dan Analisa Usahanya

Saat ini untuk menjalankan usaha bengkel motor dan bisnis spare part motor biasanya memerlukan modal yang relatif besar. Hanya beberapa orang yang jeli melihat peluang bisnis dan dapat menggandeng mitra yang tepat saja yang dapat menciptakan sebuah bisnis di bidang otomotif sepeda motor dengan modal kecil.

Pada dasarnya orang awam juga dapat berkecimpung ke dalam bisnis ini juga dengan modal yang minim, hanya saja perlu dilakukan dengan manajemen bisnis yang tepat dan strategi bisnis yang menguntungkan semua pihak, baik untuk pemilik bisnis maupun untuk vendor spare part.

Mengapa usaha bengkel motor dinilai memiliki potensi yang sangat luas?

Dengan semakin banyaknya pengguna sepeda motor dalam negeri, peningkatan produksi otomotif sepeda motor pun juga terus meningkat dari tahun ke tahun dengan target penjualan yang tentu saja ikut terdongkrak akibat banyaknya permintaan pasar.

Jika angka penjualannya tinggi, kebutuhan untuk perawatan dan perbaikan sepeda motor juga akan tinggi, padahal jumlah bengkel resmi yang dibangun oleh pihak produsen tidak mencukupi untuk menampung semua kebutuhan akan servis dan perbaikan sepeda motor yang telah mereka jual.

Selain dari kedua faktor tersebut, dilihat dari segi pengguna sepeda motor, kebutuhan sarana transportasi roda dua yang sangat memudahkan ini juga sudah dianggap sebagai kebutuhan primer di tengah tuntutan mobilitas untuk aktifitas sehari-hari.

Jika sepeda motor semakin sering dipakai, tentu saja akan memerlukan perawatan dan perbaikan agar dapat beroperasi dengan normal dan sesuai yang diharapkan. Dengan demikian dari sisi produsen dan konsumen sama-sama menciptakan kebutuhan akan perawatan dan perbaikan sepeda motor.

Bisnis bengkel motor dari segi modal bisnis

Pada saat seseorang ingin terjun ke dalam bisnis bengkel motor, ada beberapa pilihan jenis bengkel motor yang dapat dijalankan antara lain:

1. Bengkel motor resmi
2. Franchise bengkel motor atau sistem waralaba
3. Bengkel motor pribadi

Ketiga jenis bengkel motor ini memiliki kelebihan dan kekurangan di sisi bisnis masing-masing. Semuanya kembali kepada owner untuk mencermati konsep dan skema bisnisnya untuk kemudian menjalani usaha bengkel motor sesuai dengan tipe bengkel yang diinginkan.

Analisa Bisnis Bengkel Sepeda Motor Dan Spare Part Motor

Untuk dapat membuat keputusan bisnis, ada baiknya anda pelajari terlebih dulu analisa usaha bengkel motor sebelum anda terjun menjalankannya. Dengan asumsi bahwa anda adalah orang yang benar-benar awam di bidang otomotif sepeda motor, maka pilihan tipe bengkel motor yang paling tepat adalah franchise bengkel motor, karena anda akan mendapatkan bantuan dari segi pengalaman, sumber daya manusia, supplier spare part dan yang paling penting adalah anda mendapatkan brand image yang baik.

Dibawah ini adalah analisa bisnis bengkel sepeda motor jika anda membeli franchise bengkel motor:

Modal usaha bengkel motor dan penjualan spare part motor

Investasi: Rp 85.000.000
Buss. Opp. Fee: Rp 50.000.000
Spare Part: Rp 100.000.000
Cash On Hand: Rp 50.000.000
Total : +/- Rp 285.000.000,-

Proyeksi omset dan keuntungan usaha bengkel motor
jika rata-rata unit entry anda per hari berada di kisaran 10-20 motor sudah termasuk penjualan spare part motor. Maka proyeksi omset anda adalah sebagai berikut

Omset: +/- Rp 45.000.000,-/bln
keuntungan: +/- 13.8% dari omzet (+/- Rp. 6.200.000)

Maka akan akan mengalami RoI setelah bisnis bengkel motor anda berjalan selama 22 bulan. Perhitungan biaya operasional sudah termasuk gaji 3 orang karyawan.

Data analisa usaha diatas mungkin saja bisa kurang valid karena perkembangan industri otomotif roda dua yang terus berkembang dengan pesat tiap tahunnya. Menciptakan lebih banyak lagi peluang usaha bengkel motor di setiap kota-kota di penjuru Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Info Bisnis Dan Peluang Usaha 7 Hari Seminggu