Peluang Usaha Fashion Dengan Modal Minimal

Para pemilik perangkat mobile saat ini mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya jualan online. Banyak pelaku bisnis online yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempromosikan usaha sampingannya maupun bisnis online mereka yang sudah berskala besar. Menariknya, kebanyakan pelaku bisnis online via gadget ini kebanyakan adalah ibu-ibu rumah tangga yang memiliki waktu luang untuk berbisnis.

Bidang-bidang bisnis online yang dilakoni oleh para wanita enterpreneur ini pun bermacam-macam. Mulai dari menjual produk-produk herbal, obat pelangsing badan, produk kecantikan, aksesoris wanita, hingga produk fashion.

Sebenarnya produk apapun yang sedang tren di kalangan masyarakat dapat menjadi komoditas untuk dijual lewat sarana online. Selama permintaan akan barang yang sedang tren tersebut terus ada, maka bisnis akan tetap berjalan, penjual dan produsen pun pastinya akan berusaha memenuhinya.

Untuk beberapa pengusaha online, mereka memilih untuk berjualan pakaian di perangkat mobile mereka karena di bisnis fashion permintaan akan selalu ada, mengingat pakaian adalah salah satu dari tiga kebutuhan primer. Pengusaha hanya perlu mencermati mode fashion yang sedang tren saja agar bisnisnya dapat berkembang dengan lancar.

Walaupun bersaing dengan produk-produk fashion yang memiliki brand ternama, banyak pelaku bisnis fashion skala kecil ini dapat bertahan dengan menjaring konsumen lewat perangkat mobile mereka dan internet. Banyak dari pengusaha online di bidang fashion ini memulai bisnisnya dengan langkah-langkah sederhana dan modal yang relatif kecil. Apa saja langkah-langkah bisnis yang dilakukan oleh para pengusaha online ini? Silahkan simak lebih lanjut di bawah.

1. Menjadi reseller atau dropshipper pakaian

Jika anda tidak memiliki modal yang cukup untuk memproduksi pakaian sendiri pilihan lainnya untuk memulai berjualan adalah dengan membeli pakaian dengan jumlah yang besar untuk mendapatkan diskon. Namun saat ini jika anda tidak memiliki modal untuk menyetok pakaian dalam jumlah yang besar pun anda tetap dapat memulai bisnis fashion kecil-kecilan dengan menjadi dropshipper.

Baca lebih lengkap mengenai Peluang Usaha Bisnis Baju Online

Apa itu dropshipper?

Dropshipper adalah penjual yang tidak menyetok barangnya sendiri. Tugasnya hanya melakukan promosi dan penjualan ke konsumen. Pada saat dropshipper berhasil menjual produknya, maka barang akan dikirimkan langsung oleh supplier.

Cari Supplier Yang Tepat

Jadi langkah awal untuk memulai bisnis fashion online dengan modal minim adalah dengan mencari supplier baju yang tepat. Baik anda ingin menjadi reseller dengan menyetok baju dalam jumlah besar maupun mendaftar ke supplier tersebut dan menjadi dropshipper.

Pastikan anda memilih supplier yang terpercaya. Bila lokasinya berdekatan dengan lokasi anda, bila perlu kunjungi dulu lokasi supplier anda. Supplier yang baik selalu pro aktif dalam menjalin kerjasama. Selain harus dapat dipercaya, tentu saja anda perlu memilih supplier yang memberikan potongan harga terbaik untuk anda.

Promosi Produk
Setelah mendapatkan supplier yang cocok, tahap kedua adalah mempromosikan produk anda. Manfaatkan semua sosial media anda dengan maksimal, bila perlu, iklankan juga di beberapa media.

Branding & Trust Building
Tidak cukup hanya dengan mempromosikan produk anda, jika anda ingin menjual produk anda, maka anda juga harus membangun kepercayaan dari calon pembeli. Caranya bermacam-macam, anda dapat memakai jasa rekber yang terpercaya di Kaskus agar calon pembeli tidak perlu merasa khawatir akan penipuan.

Dengan menggunakan rekber, maka calon pembeli transfer ke rekber dulu pada saat ingin membeli produk dari anda. Uangnya baru akan ditransfer oleh rekber ke rekening anda setelah barang sampai ke tangan si pembeli.

Jika anda berhasil menjual, jangan lupa untuk mengumpulkan testimonial penjualan juga untuk kemudian dipajang di web atau media sosial anda yang kemudian akan membangun kepercayaan calon pembeli. Kumpulkan juga bukti resi pengiriman order yang telah anda tangani, tumpukan kertas bukti resi ini juga berfungsi sama seperti testimonial dari pembeli anda.

2. Membuka Toko Sendiri

Setelah menjalani sistem dropshipping atau menjadi reseller pakaian selama beberapa waktu, anda akan mengumpulkan keuntungan yang dapat dijadikan modal untuk membuka toko sendiri.

Jika bisnis anda berjalan lancar, anda juga dapat mengumpulkan modal untuk membeli stok pakaian dalam jumlah yang lebih besar. Dengan begitu anda juga dapat negosiasi diskon yang lebih besar pada supplier anda.

Tidak seperti reseller maupun dropshipper, setelah membuka toko sendiri anda juga perlu memperhatikan manajemen stok barang anda. Selain itu ada tugas baru yang juga penting, yaitu mencari jaringan penjualan di bawah anda yaitu reseller dan dropshipper.

Jika anda melakukan penjualan lewat reseller dan dropshipper tentu saja keuntungannya tidak akan sebanyak pada saat anda menjual kepada konsumen langsung, namun kuantitasnya sudah pasti lebih banyak dan anda juga tidak perlu bekerja keras sendirian dalam melakukan promosi. Pada tahap ini anda akan lebih fokus melakukan branding dan menjaring reseller maupun dropshipper baru.

3. Produksi Produk Fashion Anda Sendiri

Jika anda ingin lebih melebarkan sayap bisnis anda lagi, tentu saja anda perlu bergerak ke industri hulu. Caranya adalah dengan memproduksi pakaian anda sendiri.

Pada tahap ini anda perlu mengetahui banyak seluk beluk proses produksi, manajemen produksi, perhitungan modal dan penjualan, proyeksi pengeluaran dan pemasukan, dll.

Tentu saja resiko bisnis yang akan dihadapi di tahap ini akan lebih besar dibandingkan dengan tahap reseller atau dropshipper. Diimbangi dengan potensi keuntungannya yang juga akan lebih besar daripada reseller atau dropshipper. Kuncinya adalah pada marketing yang tepat.

Tinggalkan Komentar

Info Bisnis Dan Peluang Usaha 7 Hari Seminggu
Info Bisnis Dan Peluang Usaha 7 Hari Seminggu